Bimbingan Les Privat

Bimbingan Belajar Cara Mudah Menghafal Deret VOLTA Di Pelajaran Kimia

08 Februari 2017 | Oleh : Admin

Bimbingan Belajar Cara Mudah Menghafal Deret VOLTA Di Pelajaran Kimia - Bagi Adik-adik yang sudah duduk di bangku SMA dan yang sedang mempelajari Kimia khususnya tentang pembahasan materi redoks dan elektrokimia, tentunya tidak asing dengan istilah DERET VOLTA. Deret volta adalah sederetan logam yang disusun berdasarkan kenaikan potensial reduksinya, dimana logam-logam yang terletak sebelum unsur H pada deret volta memiliki potensial reduksi negatif dan yang terletak sesudah unsur H memiliki potensial reduksi positif. Menghafal deret volta sangatlah diperlukan untuk dapat menjawab beberapa soal khususnya yang berhubungan dengan redoks dan elektrokimia. Bagaimana cara mudah agar cepat bisa menghafal deret volta ? Salah satu caranya adalah dengan dibuat singkatan yang mengandung arti dan tentunya mudah diingat. Berikut adalah salah satu tips dari bimbingan belajar guru les privat terbaik Best Almamater yang mungkin bisa adik-adik pakai untuk menghafal deret volta :)

Sebelumnya kita lihat dulu cuplikan dari wikipedia ya teman-teman, berikut cuplikannya mengenai Deret Elektrokimia

Deret elektrokimia atau deret Volta adalah urutan logam-logam (ditambah hidrogen) berdasarkan kenaikan potensial elektrode standarnya.
Umumnya deret volta yang sering dipakai adalah adalah:

Li K Ba Sr Ca Na Mg Al Mn Zn Cr Fe Cd Co Ni Sn Pb H Sb Bi Cu Hg Ag Pt Au

Pada Deret Volta, unsur logam dengan potensial elektrode lebih negatif ditempatkan di bagian kiri, sedangkan unsur dengan potensial elektrode yang lebih positif ditempatkan di bagian kanan.

Semakin ke kiri kedudukan suatu logam dalam deret tersebut, maka

Logam semakin reaktif (semakin mudah melepas elektron)
Logam merupakan reduktor yang semakin kuat (semakin mudah mengalami oksidasi)
Sebaliknya, semakin ke kanan kedudukan suatu logam dalam deret tersebut, maka

Logam semakin kurang reaktif (semakin sulit melepas elektron)
Logam merupakan oksidator yang semakin kuat (semakin mudah mengalami reduksi)

Salah satu metode untuk mencegah korosi antara lain dengan menghubungkan logam (misalnya besi) dengan logam yang letaknya lebih kiri dari logam tersebut dalam deret volta (misalnya magnesium) sehingga logam yang mempunyai potensial elektrode yang lebih negatif lah yang akan mengalami oksidasi. Metode pencegahan karat seperti ini disebut perlindungan katodik. Contoh lain dari perlindungan katodik adalah pipa besi, tiang telepon, dan berbagai barang lain yang dilapisi dengan zink, atau disebut Galvanisasi. Zink dapat melindungi besi dari korosi sekalipun lapisannya tidak utuh. Oleh karena potensial reduksi besi lebih positif daripada zink (posisinya dalam deret Volta lebih ke kanan), maka besi yang kontak dengan zink akan membentuk sel elektrokimia dengan besi sebagai katode. Dengan demikian besi terlindungi dan zink yang mengalami oksidasi. Badan mobil-mobil baru pada umumnya telah digalvanisasi, sehingga tahan karat.

Larutan garam suatu logam yang berada di bagian kiri dapat bereaksi dengan logam yang berada di bagian kanan. Contohnya larutan FeCl3 (feri chloride) boleh mengikis Cu (copper / tembaga).

Sumber Wikipedia https://id.wikipedia.org/wiki/Deret_elektrokimia

Bimbingan Belajar Cara Mudah Menghafal Deret VOLTA Di Pelajaran Kimia

Menghafal Deret VOLTA Di Pelajaran Kimia

Li = Lihat
K = Kalau
Ba=Banyak
Ca = Cakap
Na = Nanti
Mg = Mengakibatkan
Al = Ali
Mn = Menjadi
Zn = Zengkel

Cr = Cara
Fe = Fery
Cd = Cerdik
Co = Coba
Ni = Nikah
Sn = Senang
Pb = Pembagian
H = Harta
Sb = Sebab
Bi = Bisa
Cu = Cukup
Hg = Hingga

Ag = Agar
Pt = Punya tambang
Au = Emas

 

Cukup mudah bukan memahami dan menyukai kimia dengan guru privat? Selamat mencoba teman-teman Bimbingan Belajar Cara Mudah Menghafal Deret VOLTA Di Pelajaran Kimia ya :)